Secara Administratif, Desa Tambong memiliki 2 (Dua) Dusun yang saling berdekatan. Dua Dusun tersebut adalah Dusun Krajan dan Duun Kejoyo.

1. Dusun Krajan

Dusun Krajan merupakan salah satu dusun yang terletak di Desa Tambong, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Dikenal sebagai pusat pemerintahan desa, Dusun Krajan menyimpan banyak potensi dan nilai-nilai budaya yang mengakar kuat di tengah masyarakatnya.

Sebagian besar penduduk Dusun Krajan menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan perkebunan. Padi, jagung, serta beberapa tanaman hortikultura menjadi hasil utama yang mendukung perekonomian warga. Selain itu, UMKM lokal dan kerajinan tangan juga mulai tumbuh seiring berkembangnya teknologi dan semangat wirausaha generasi mudanya.

Dari sisi budaya, Dusun Krajan masih menjaga tradisi-tradisi warisan leluhur. Kegiatan keagamaan dan gotong-royong menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tradisi seperti selametan desa, pengajian rutin, dan kerja bakti lingkungan menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan warga.

Secara geografis, Dusun Krajan memiliki letak yang strategis, dekat dengan jalan utama yang menghubungkan desa dengan pusat kecamatan. Hal ini memudahkan akses pendidikan, kesehatan, dan perdagangan bagi masyarakat.

Kini, Dusun Krajan terus berbenah menuju kemajuan. Dengan dukungan pemerintah desa, masyarakat, dan generasi mudanya, dusun ini perlahan tumbuh menjadi wilayah yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga tetap menjaga kearifan lokal yang menjadi identitasnya.

 

2. Dusun Kejoyo

Dusun Kejoyo adalah salah satu wilayah yang berada di Desa Tambong, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi. Terletak di bagian barat Dusun Krajan, Dusun Kejoyo menyuguhkan nuansa pedesaan yang asri dengan masyarakat yang hidup rukun dan penuh semangat gotong-royong.

Secara demografis, warga Dusun Kejoyo sebagian besar berprofesi sebagai petani, buruh tani, dan pelaku usaha mikro. Lahan pertanian di sekitar dusun menjadi tumpuan utama mata pencaharian, dengan komoditas seperti padi, jagung, dan sayur-sayuran yang tumbuh subur berkat kondisi tanah yang subur dan sistem irigasi yang cukup baik.

Kehidupan sosial masyarakat Kejoyo diwarnai dengan semangat kekeluargaan yang tinggi. Kegiatan keagamaan, sosial, dan budaya berjalan selaras, mencerminkan nilai-nilai lokal yang masih terjaga. Pengajian, kerja bakti, dan peringatan hari besar keagamaan rutin dilaksanakan sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian antarwarga.

Selain potensi alam dan sosial, Dusun Kejoyo juga mulai menggeliat dalam bidang pembangunan. Infrastruktur jalan, sarana pendidikan, dan akses pelayanan kesehatan terus dibenahi oleh pemerintah desa bersama masyarakat. Semangat swadaya dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam proses pembangunan di dusun ini.

Dengan perpaduan antara alam yang lestari, masyarakat yang aktif, serta dukungan program desa, Dusun Kejoyo terus melangkah maju. Harapannya, Kejoyo bukan hanya menjadi dusun yang mandiri dan produktif, tetapi juga menjadi contoh harmonisasi antara pembangunan dan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.



Bagikan Artikel :